Rabu, 01 Desember 2010

Rio Ferdinand Ikut Komentari Kemenangan Indonesia

Rabu, 1 Desember 2010 - 21:32 wib
Foto: Rio Ferdinand/Reuters
MANCHESTER – Pertandingan sarat gengsi antara Indonesia versus Malaysia tak hanya menarik perhatian masyarakat kedua negara. Pemain dunia sekelas Rio Ferdinand bahkan mengkuti perkembangannya.

Bukan rahasia lagi, Manchester United memiliki jutaan penggemarnya di Indonesia. Tak heran jika para punggawa Setan Merah mengikuti perkembangan sepakbola Tanah Air.

Bek andalan United, Ferdinand, ikut pula mengomentari laga krusial antara Indonesia kontra Malaysia.

“Baru saja melihat Indonesia mengalahkan Malaysia 2-1. Fans saya di Indonesia pasti sangat senang saat ini,” demikian pernyataan Ferdinand dalam akun twitternya di @rioferdy5, saat jeda turun minum laga tersebut.

“Wow, sekarang sudah 3-1 untuk Indonesia,” lanjut Ferdinand lagi, sesaat setelah M.Ridwan menjebol gawang Malaysia.

Indonesia akhirnya unggul 5 -1 atas musuh bebuyutannya, Malaysia, di pertandingan pertama penyisihan Grup A AFF Suzuki Cup 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (1/12/2010).

Setelah sempat dikejutkan gol Norshahrul Idlan bin Talaha di menit 18, Tim Merah Putih akhirnya bangkit melalui gol bunuh diri Mohamad Asrarudin (21), Christian Gonzalez (33), Muhammad Ridwan (55), Arif Suyono (80), Irfan Bachdim (90).
(wei)

Senin, 29 November 2010

Berbatov: Rooney Inspirasional

Senin, 29 November 2010 - 12:44 wib
Rejdo Prahananda - Okezone
F: Dimitar Berbatov (daylife)
MANCHESTER – Lima gol yang dileksakkan Dimitar Berbatov saat jumpa Blackburn Rovers memang sungguh istemewa. Betapa tidak, selain mengantarkan Manchester United sukses menggebuk Blackburn dengan skor telak 7-1, United juga berhasil menyalip seterunya, Chelsea di puncak klasemen.
Menariknya, nama Dimitar Berbatov kini tertulis dalam buku sejarah Premier League bersama Andy Cole, Alan Shearer, dan Jermaine Defoe yang sukses mencetak lima gol dalam satu pertandingan. Pencapaian striker Bulgaria ini memang berbanding terbalik dengan musim lalu. Di medio 2009/10 lalu Berbatov kering gol dan kurang agresif di mulut gawang. Kendati Berbatov telah kambali ke performanya semula, ia tidak sungkan menyebut Wayne Rooney sebagai inspirasi kemenangan Setan Merah atas Blackburn. “Tentu saja, banyaknya gol yang ia ciptakan memberikan nilai lebih buat kami. Dia tipikal pemain yang mengerti keinginan saya, Begitupun sebaliknya,” ucap Berbatov di The Sun, Senin (29/11/2010). “Dengan kerja keras dan latihan secara intens, semuanya bisa saja terjadi dia atas lapangan,” tutup Berbatov menyiratkan pesan, Rooney masih memainkan peran penting di tubuh United.

Target Indonesia: Juara AFF 2010

Senin, 29 November 2010 - 14:36 wib
F: Skuad Timnas Indonesia (Koran SI)
JAKARTA – Indonesia belum pernah sekalipun merasakan gelar juara Piala AFF, dan harus puas hanya tiga kali menjadi runner-up. Tahun ini, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah dan harapan untuk menjadi juara diusung Timnas Indonesia.
Seperti diungkapkan manajer Timnas Indonesia Andi Darussalam Tabusalla, tim Merah Putih memang mengusung target menjadi juara pada gelaran kompetisi sepakbola antar negara Asia Tenggara ini. “Targetnya adalah menjadi juara. Cita-cita saya bukan hanya membawa timnas sebagai nomor dua, tetap sebagai juara. Saya mengharapkan bantuan dari semua pihak, termasuk media massa untuk mengajak suporter Indonesia memberikan dukungan kepada timnas,” jelas Andi kepada wartawan di kantor pusat PSSI, kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (29/11/2010). Indonesia sendiri tergabung di Grup A, atau grup neraka bersama Thailand, Malaysia dan Laos. Thailand sudah melakukan persiapan sejak setahun lalu dengan pelatih asal Inggris, Bryan Robson. Striker Indonesia Bambang Pamungkas mengaku tidak khawatir dengan kekuatan Thailand atau Malaysia. “Secara persiapan, kami memang belum terlalu maksimal dan baru tiga pekan berlatih. Sementara Thailand sudah setahun melakukan persiapan.Tapi ditengah keterbatasan timnas, tidak ada alasan berhenti berusaha,” jelas Bepe. Bepe secara pribadi juga berhasrat meraih gelar AFF, setelah empat kali tampil di kompetisi ini. Striker milik Persija Jakarta ini mempercayainperan pelatih Alferd Riedl dalam mengembangkan komposisi antara pemain muda dan senior. Sementara itu playmaker Firman Utina memuji kehadiran dia striker natularisasi Irfan Bachdim dan Christian Gonzalez. Menurut Firman, El Loco dan Irfan sangat menambah motivasi yang berbeda di timnas. (zwr)

Jumat, 26 November 2010

Persib Masih Menyisakan Cela

Sabtu, 27 November 2010 - 00:04 wib
Raka Zaipul - Koran SI
Para punggawa Persib saat menjalani latihan di Stadion Siliwangi / Foto: Koran SI (Irfan Al-Faritsi)
BANDUNG - Meski sukses mengalahkan Persib U-21 pada laga uji coba di stadion Siliwangi, Jumat (26/11/2010) sore, namun performa Persib Bandung bukan tanpa cela. Banyak hal yang masih perlu dibenahi jajaran pelatih serta pemain. Asisten pelatih Persib Robby Darwis mengakui masih banyak hal yang harus diperbaiki. Meski secara permainan anak asuhnya menunjukkan performa yang baik, namun menurutnya masih ada beberapa hal mendasar yang perlu dibenahi.
Robby menjelaskan, setidaknya ada dua hal yang perlu diperkuat sebelum Persib berlaga pada lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 awal Januari nanti. Yang paling utama, kata Robby, adalah masalah komunikasi antar pemain dan kordinasi antar lini yang masih memiliki kelemahan. "Ini semua belum apa-apa. Masih banyak hal yang perlu diperbaiki sebelum bertanding lagi di Liga. Setidaknya, saya mencatat soal kordinasi dan komunikasi antar pemain masih belum maksimal. Dan saya kita kita masih punya waktu untuk memperbaikinya," ungkap Robby. Legendaris Maung Bandung ini melihat dalam laga persahabatan tersebut, masih banyak umpan yang tidak tepat. Hal ini membuat permainan dan kerja sama tim selalu terputus di tengah jalan. "Pemain kurang komunikatif yang menyebabkan aliran bola selalu terputus. Ini juga akan kita benahi," jelasnya. Meskipun lapangan becek menjadi kendala permainan, namun Robby tetap menilai kondisi tersebut bisa teratasi jika komunikasi dan kordinasi bisa berjalan dengan baik. Dia menyatakan, kondisi lapangan serupa juga bisa terjadi saat timnya bertanding di ajang LSI.

Persibo Incar Inkonsistensi Maung Bandung

Sabtu, 27 November 2010 - 08:11 wib
Kukuh Setiawan - Koran SI
Foto: ist
BOJONEGORO - Setelah berhasil mencatat kemenangan perdana di Indonesia Super League (ISL) 2010, Persibo Bojonegoro berambisi mengais angka di kandang lawan. Terdekat adalah pertandingan menghadapi Persib Bandung, 5 Januari nanti. Masih jauh memang. Tapi Persibo sudah berharap bisa mengambil minimal satu poin di kandang Maung Bandung. Ambisi tersebut belatar pada fakta inkonsistensi Christian Gonzales dkk. Persib mengalami penurunan drastis di awal musim ini.
Klub bermaskot harimau itu tengah mengalami krisis kepelatihan. Setelah memecat Darko, Persib sempat memercayai Jovo Cuckovic. Belakangan persib tak juga bangkit dan kursi kepelatihan pun menjadi panas. Inilah yang membuat senyum Persibo sedikit mengembang. "Jujur saya belum berpikir ke sana (kondisi Persib). Tapi saya berharap ada kesempatan mencuri poin di laga tandang. Kita sudah banyak kehilangan angka dan harus mengejar kekurangan yang kita peroleh sebelumnya," kata Pelatih Persibo Bojonegoro Sartono Anwar. Soal Persib, pelatih yang baru didenda PSSI ini menilai sebagai tim besar dan mempunyai tradisi bagus. Malah bisa jadi seusai libur kompetisi nanti pemilik Stadion Siliwangi bakal bangkit dan melampiaskan keterpurukan selama ini. Intinya, kata Sartono, Persibo harus benar-benar konsentrasi dan memperbaiki penampilan jika ingin menggapai poin. Apalagi timnya bakal melakoni partai away empat kali berturut-turut, yakni kontra Persib Bandung, Sriwijaya FC, Persela Lamongan dan Deltras Sidoarjo. Kendati hampir semua lawan lebih berpengalaman di Liga Super, kecuali Deltras yang promosi awal musim lalu, manajemen Persibo membebankan Laskar Angling Dharma mendapatkan minimal empat poin di empat pertandingan tersebut. Sebuah target yang mungkin masih terlalu sulit, mengingat Persibo bahkan masih kesulitan memenangkan partai kandang. Kini Sartono masih berupaya membenahi beberapa kekurangan di timnya, termasuk melihat perkembangan Samsul Arif dkk di program ujicoba selama Desember. "Saya tidak pernah main-main mempersiapan tim dan semoga itu sesuai dengan hasil yang dicapai Persibo. Saya masih yakin anak-anak masih bisa menang dan bertahan di liga super," kata pelatih yang selalu mengenakan topi ini, Jumat (26/11/2010) kemarin.

Rabu, 17 November 2010

Prancis Taklukkan Inggris di Wembley

Kamis, 18 November 2010 - 05:46 wib
Selebrasi Karim Benzema usai menjebol gawang Inggris / Foto: Reuters
LONDON - Timnas Prancis kembali menunjukkan taringnya, kala meladeni jamuan Inggris di Stadion Wembley, London, Kamis (18/11/2010) dini hari WIB. Skuad arahan Laurent Blanc membawa pulang kemenangan 2-1.

Tampil di hadapan ribuan publik The Three Lions, tak membuat Florent Malouda menciutkan nyali. Serangan justru dilancarkan sejak menit awal pertandingan.

Memasuki menit 8, Malouda mencoba memberikan tekanan pada pertahanan Inggris, yang sudah dikawal oleh sang kapten, Rio Ferdinand. Winger milik Chelsea melesakkan tendangan diagonal ke arah gawang, namun kiper Ben Foster melakukan penyelamatan dengan kaki kirinya.

Malouda kembali mengancam gawang Foster. Hanya tiga menit berselang, winger 30 tahun mampu mengecoh Ferdinand. Sayang tembakan kaki kanannya belum menemui sasaran.

Gempuran serangan Les Bleus akhirnya berbuah di menit 16. Kebuntuan terpecah kala Karim Benzema menggetarkan gawang Foster untuk kali pertama. Usai bekerja sama dengan Malouda, Benzema melepaskan tendangan kaki kiri yang gagal dihalau kiper milik Birmingham City. 1-0 Prancis unggul.

Tertinggal satu gol, Inggris seakan baru terbangun dari tidurnya. Peluang emas akhirnya didapat saat memasuki menit 29. Setelah Andy Carroll memenangkan duel udara, bola jatuh tepat di kaki Steven Gerrard. Kapten tim Liverpool mencoba peruntungan dari jarak 12 yards, namun sayang peluang berakhir sia-sia.

Hingga turun minum, keunggulan 1-0 Prancis urung berubah. Memasuki babak kedua, Malouda cs enggan mengendurkan serangan. Alhasil, gol kedua pun tercipta di menit 55.

Berawal dari umpan silang yang diluncurkan Bacary Sagna ke kotak pertahanan Inggris, kemudian Samir Nasri gagal menyambutnya, namun ada Mathieu Valbuena yang menyambarnya. Gelandang milik Olympique Marseille sukses menyarangkan bola ke sudut kiri gawang Foster dan merubah keadaan menjadi 2-0.

Enggan dipermalukan di hadapan publik sendiri, skuad besutan Fabio Capello berusaha mengejar ketinggalan. Gerrard nyaris memecah kebuntuan Union Jack, di menit 63, kala menyambut tendangan bebas Adam Johnson. Lagi, tandukan Gerrard urung menjebol gawang Hugo Lloris.

Belum menyerah, Gerrard kembali menusuk jantung pertahanan Les Bleus, 10 menit jelang akhir pertandingan. Sempat lolos dari kawalan Adil Rami, namun tendangan gelandang 30 tahun masih meleset.

Hingga akhirnya, Inggris mampu memperkecil ketinggalan di menit 86. Berawal dari tendangan sudut, Peter Crouch langsung menyambarnya dan meneruskan dengan tendangan voli. Bola pun bersarang di sudut atas gawang Lloris dan kedudukan berubah menjadi 1-2.

Inggris berpeluang menyamakan angka di masa injury time, namun tandukan Bothroyd mampu diantisipasi oleh Lloris. Saat wasit asal Denmark, Claus Bo Larsen, meniup peluit panjang, kemenangan 2-1 tetap milik Prancis.

Susunan pemain:
INGGRIS: Foster, Jagielka, Ferdinand, Lescott, Gibbs, Walcott, Henderson, Barry, Milner, Gerrard, Carroll. Subs: Green, Richards, Warnock, Smalling, Cahill, Cole, Young, Johnson, Bothroyd, Crouch, Loach.

PRANCIS: Lloris, Sagna, Mexes, Rami, Abidal, Nasri, Gourcuff, M'Vila, Malouda, Valbuena, Benzema. Subs: Carrasso, Mandanda, Sakho, Cabaye, Remy, Hoarau, Reveillere, Payet, Diarra, Kaboul, Gameiro, Clichy.

Portugal Kandaskan Sang Jawara

Kamis, 18 November 2010 - 06:32 wib
Foto: Carlos Martin merayakan gol yang diciptakannya (Daylife)
LISBON – Akhirnya, Portugal berhasil membalasakan dendamnya pada Spanyol saat ajang Piala Dunia 2010 lalu. Seleccao das Quinas menang telak 4-0 di laga persabahatan, Kamis (18/11/2010).

Laga baru berjalan dua menit, Portugal sudah menggoyahkan pertahanan Spanyol. Cristiano Ronaldo memberikan bola ke arah Nani, yang berada di sisi kanannya. Nani pun mencoba meneruskan ke arah gawang, tapi bola masih bisa dihalau oleh Iker Cassilas.

Pertandingan berjalan semakin sengit ketika pelanggaran mulai terjadi. Di menit ketujuh, Sergio Busquet mendapatkan kartu kuning ketika menjatuhkan Ronaldo. Sepertinya pemain Real Madrid itu enggan menerima keputusan wasit dan kartu kuning pun menghampirinya.

Kini Spanyol dan Portugal sama-sama mengantongi satu kartu Kuning. Namun hal itu tidak membuat semangat Spanyol surut. Pasukan besutan Vicente del Bosque berusaha membuktikan diri sebagai penyandang jawara dunia.

Menit ke-10, Spanyol mencoba peluang lewat Xavi Hernandez, dengan memberikan umpan kepada Andres Iniesta dan menembakkan dari jarak 25 yards. Sayang tendanganya masih melebar.

Di menit ke 23, Spanyol kembali memberi tekanan untuk Portugal. David Villa melancarkan tembakan dari tengah lapangan. Namun Eduardo masih bisa menangkapnya dengan mudah.

Kesempatan kini berganti menghampiri Portugal. Raul Meireles yang tanpa pengawalan, langsung menembakkan bola dari jarak 10 yards. Casillas pun sempat gagal menghalau, namun gawang Spanyol masih aman berkat hadangan dari Gerrard Pique.

Usaha Portugal tidak berhenti sampai disitu. Carlos Martins dari jarak 14 yards melakukan tendangan volli dan akhirnya mampu menjebol gawang milik Cassilas. Turun minum Portugal mengantongi skor unggul sementara.1-0.

Di babak kedua, Spanyol membuat kesalahan fatal yang berbuntut keberuntungan untuk Portugal. Di menit 49, Sergio Ramos membobol gawangnya sendiri dan akhirnya Portugal kembali memimpjn dengan skor 2-0.

Tidak lama berselang, Portugal semakin agresif. Terbukti di menit 68, gol yang diciptakan oleh Hélder Postiga membuat Spanyol tertinggal semakin jauh. Portugal unggul sementara 3-0.

Tidak puas hanya menyarangkan tiga gol, Portugal makin membuat Spanyol gigit jari. Hugo Almeida melesatkan bola di menit terakhir sebelum laga usai dan gawang Casillas tak terselamatkan.

Peluit panjang dibunyikan. Portugal menang dengan skor meyakinkan 4-0. Bukan hanya kemenangan yang diraih, Portugal juga meraup kepuasan setelah berhasil membalaskan dendam kekalahkan 1-0 di babak 16 besar Piala Dunia 2010.